Rabu, 22 Februari 2012

Tujuan Perkembangan Remaja


 Tujuan Perkembangan Remaja
a.      Perkembangan pribadi
1)  Keterampilan kognitif dan nonkognitif yang dibutuhkan agar dapat mandiri secara ekonomi maupun mandiri dalam bidang–bidang  pekerjaan tertentu.
2)  Kecakapan dalam mengelolah dan mengatasi masalah–masalah pribadi secara efektif.
3)  Kecakapan–kecakapan sebagai seorang pengguna kekayaan kultural dan peradaban bangsa.
4)  Kecakapan untuk dapat terikat dalam suatu keterlibatan yang intensif pada suatu kegiatan.
b.      Perkembangan sosial
1)  Pengalanman bersama pribadi–pribadi yang berbeda dengan dirinya, baik dalam kelas sosial, subkultur, maupun usia.
2)  Pengalaman dimana tindakannya dapat berpengaruh pada orang lain.
3)  Kegiatan saling bergantung yang diarahkan pada tujuan–tujuan bersama (interaksi kelompok).
c.      Konsep kedewasaan
Karakteristik remaja (adolescence) adalah tumbuh menjadi dewasa. Secara fisik, remaja ditandai dengan ciri perubahan pada penampilan fisik dan fungsi fisiologis, terutama yang terkait dengan kelenjar seksual. Sementara itu, secara psikologis remaja merupakan masa dimana individu mengalami perubahan–perubahan dalam aspek kognitif, emosi, sosial, dan moral antara masa kanak–kanak menuju dewasa. Remaja mengevaluasi diri secara keseluruhan dan terdapat beberapa pemisahan dimensi diri, seperti dalam akademik, olahraga, penampilan, hubungan sosial dan moral. Terdapat bukti bahwa konsep diri remaja berbeda diberbagai konteks dan remaja memandang diri berbeda jika berada dengan teman sebaya di bandingkan saat dengan orang tua dan guru.
Salah satu tugas perkembangan masa remaja adalah mencapai nilai–nilai kedewasaan. Adapun ciri – ciri kedewasaan antara lain :
1)     Emosi relatif lebih labil (mampu mengendalikan emosi);
2)     Mandiri (baik secara ekonomi, sosial dan emosi);
3)     Mampu melakukan upaya menyerahkan sumber daya dalam diri dan lingkungan untuk memecahkan masalah;
4)     Adanya interdependensi (saling ketergantungan) dalam hubungan sosial;
5)     Memiliki tanggung jawab;
6)  Memiliki kontrol diri yang adekuat (mampu menunda kepuasan, melawan godaan, serta mengembangkan standar prestasi sendiri);
7)     Memiliki tujuan hidup yang realistis;
8)     Memiliki dan menghayati nilai–nilai keagamaan yang dianut;
9)     Peka terhadap kepentingan orang lain;
10) Mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan (bersikap luwes), bertindak secara cepat, sesuai dengan situasi dan kondisi yang dihadapi.
 Referensi :
         -  Kusmiran, Eny. 2011. Kesehatan Reproduksi remaja dan Wanita. Bandung : Salemba Medika.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar