Kamis, 15 Maret 2012

Perubahan Psikologi Dalam Kehamilan


Perubahan Psikologi Dalam Kehamilan
     Selama hamil wanita tidak hanya mengalami perubahan-perubahan fisiologis dalam tubuhnya tetapi juga mengalami perubahan psikologis dan emosional. Sering kali kita mendengar mengatakan betapa bahagianya dia karena akan menjadi seorang ibu. Namun tidak jarang ada wanita yang merasa khawatir kalau terjadi masalah dalam kehamilannya, khawatir kalau kehilangan kecantikannya, atau ada kemungkinan bayinya tidak normal. Proses perubahan psikologis wanita hamil antara lain :
a.    Trimester pertama
     Pada trimester pertama ibu merasa tidak sehat dan sering kali membenci kehamilannya. Hal ini terjadi karena adanya perubahan-perubahan fisiologis dalam tubuh sebagai akibat dari meningkatnya hormone estrogen dan progesterone. selain itu banyak ibu merasakan kekecewaan, penolakan, kecemasan, dan kesedihan. Sering kali pada awal kehamilan ibu berharap untuk tidak hamil.
b.    Trimester kedua
Trimester kedua biasanya  adalah saat ibu merasa sehat dan sudah menerima kehamilannya. Tubuh ibu sudah terbiasa dengan kadar hormone yang lebih tinggi dalam tubuhnya. Ibu menerima janin yang bertumbuh sebagai sesuatu yang terpisah dari dirinya dan sebagai seorang  yang perlu dirawat. Banyak ibu merasa terlepas dari rasa kecemasan dan rasa tidak nyaman seperti yang dirasakannya pada trimester pertama.
c.    Trimester ketiga
Trimester ketiga sering kali disebut sebagai periode menunggu atau masa waspada sebab pada saat itu ibu merasa tidak sabar menunggu kelahiran bayinya tersebut. Kadang-kadang ibu merasa khawatir bahwa bayinya akan lahir sewaktu-waktu,merasa khawatir atau takut jika bayinya lahir tidak normal. Seorang ibu mungkin mulai merasa takut akan rasa sakit dan bahaya fisik yang akan timbul pada saat melahirkan 

Referensi :
Bobak dkk. Keperawatan Maternitas. 2005. EGC

Tidak ada komentar:

Posting Komentar