Tampilkan postingan dengan label Keterampilan Dasar Kebidanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keterampilan Dasar Kebidanan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 04 Februari 2012

Penuntun Belajar Menghitung Nadi


PENUNTUN BELAJAR

MENGHITUNG DENYUT NADI



Tanggal                    :
Nama Mahasiswa    :
NIM                          :

PETUNJUK             
Menilai setiap kinerja dengan menggunakan skala sebagai berikut :
Nilai 1
:
Mahasiswa merasa diri masih perlu perbaikan
Nilai 2
:
Mahasiswa merasa diri sudah mencapai kompeten pada model
Nilai 3
:
Mahasiswa merasa diri sudah mencapai tingkat mahir pada model
                                                                                                              

NO
Kegiatan
KASUS KE
1
2
3
4
5
1
Mendapatkan persetujuan dari klien dan mempersiapkan
alat :
-      Arloji
-      Catatan pengkajian nadi
-      Pena





2
Cuci tangan





3
Mencari arteri radialis, meletakkan jari telunjuk dan jari tengah di atasnya, meletakkan pergelangan tangan dan lengan ibu menyilang di dadanya
*  perhatikan cara memegang pergelangan tangan;  pergelangan tangan yang dipegang terlalu kuat akan menyumbat nadi, bila terlalu lemah nadi akan sulit dihitung





4
Menghitung nadi selama 30 detik jika nadi teratur, kemudian dikalikan 2, atau selama 60 detik jika nadi tidak teratur (Kozier  et al, 1998)





5
Mendiskusikan hasilnya dengan ibu





6
Mendokumentasikan hasil pemeriksaan





7
Cuci tangan setelah prosedur selesai








Penuntun Belajar Pemasangan Infus


PENUNTUN BELAJAR
PEMBERIAN INFUS INTRAVENA


Tanggal                    :
Nama Mahasiswa    :
NIM                          :

PETUNJUK             
Menilai setiap kinerja dengan menggunakan skala sebagai berikut :
Nilai 1
:
Mahasiswa merasa diri masih perlu perbaikan
Nilai 2
:
Mahasiswa merasa diri sudah mencapai kompeten pada model
Nilai 3
:
Mahasiswa merasa diri sudah mencapai tingkat mahir pada model

NO
Kegiatan
Kasus
1
Menjelaskan prosedur yang akan dilakukan
1
2
3
4
5
2
Mempersiapkan alat :
a.       Standar infus
b.      Set Infus
c.       Cairan sesuai program
d.      Jarum infus sesuai ukuran / abocath / surflo
e.       Pengalas
f.       Torniket
g.      Kapas alcohol
h.      Plester
i.        Gunting
j.        Kasa Steril
k.      Betadin
l.        Sarung tangan






3
Mencuci tangan





4
Hubungkan cairan dan infus set dengan menusukkan kebagian karet atau akses slang kebotol infus





5
Isi cairan kedalam set infus dengan menekan ruang tetesan hingga terisi sebagian dan buka klem slang infus hingga cairan memenuhi slang dan udara slang keluar.





6
Menentukan lokasi / tempat pemasangan infus.





7
Pasang perlak / pengalas pada bawah daerah yang akan dilakukan penusukan abocath






8
Lakukan pengikatan dengan karet pembendung 10-12 cm pada bagian atas daerah yang akan diinfus  atau meminta bantuan untuk membendung vena diatas area penusukan dan menganjurkan pasienuntuk menggenggam dengan gerakan sirkular (bila pasien sadar)





9
Gunakan sarung tangan steril





10
Desinfeksi dengan kapas alcohol lokasi penusukan abocath.





11
Melakukan penusukan pada vena dengan meletakkan ibujari dibagian bawah vena dan posisi jarum menghadap keatas.





12
Perhatikan keluarnya darah melalui jarum abocath. Apabila saat penusukan terjadi pengeluaran darah melalui jarum (abocath) maka tarik keluar bagian dalam (jarum) sambil meneruskan tusukan kedalam vena.





13
Setelah jarum infus bagian dalam dilepaskan, tahan bagian atas vena dengan menekan menggunakan jari tangan agar darah tidak keluar. Kemudian bagian infus dihubungkan / disambungkan dengan abocath





14
Buka pengatur tetesan dan atur kecepatan sesuai dengan dosis yang dianjurkan.





15
Lakukan fiksasi dengan kasa steril





16
Lepaskan sarung tangan dan cuci tangan





17
Catat jenis cairan, letak infus, kecepatan aliran, ukuran dan tipe jarum infuse








Penuntun Belajar Pengukuran Suhu Tubuh


PENUNTUN BELAJAR
PENGUKURAN SUHU TUBUH AKSILA

Tanggal                  : …………………………………………………
Nama Mahasiswa : …………………………………………………
NIM                           : …………………………………………………

PETUNJUK             
Menilai setiap kinerja dengan menggunakan skala sebagai berikut :
Nilai 1
:
Mahasiswa merasa diri masih perlu perbaikan
Nilai 2
:
Mahasiswa merasa diri sudah mencapai kompeten pada model
Nilai 3
:
Mahasiswa merasa diri sudah mencapai tingkat mahir pada model



No
Kegiatan
Kasus
1
2
3
4
1
Memberitahu dan menjelaskan pada pasien tindakan yang
 akan dilakukan




2
Menyiapkan alat dan bahan :
-       Thermometer
-       Kapas alcohol dan kapas kering
-       Bengkok atau nierbeken
-       Buku catatan
-       Sarung tangan




3
Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, mengeringkan dengan handuk bersih




4
Mengatur posisi pasien senyaman mungkin




5
Membuka lengan baju pasien dengan hati-hati




6
Mengecek kembali thermometer dalam posisi angka dibawah 35ÂșC




7
Memasang thermometer dengan benar di tengah aksila dgn lengan menyilang di dada




8
Mengangkat thermometer setelah 5-10 menit




9
Membaca dengan teliti angka pada skala thermometer kemudian mencatatnya




10
Mendisinfeksi thermometer dengan kapas alcohol




11
Mengeringkan thermometer dengan kapas kering




12
Menurunkan air raksa dan menempatkan thermometer ketempat semula




13
Menjelaskan pada pasien hasil pemeriksaan




14
Merapihkan pasien




15
Mencuci tangan




16
Melakuakan dokumentasi tindakan yang telah dilakukan